IklanPercuma | Iklan Percuma Portal

Al-Waaqi’ah ( Peristiwa Kiamat )


Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang….
Surah al-waaqiah atau dalam bahasa melayunya yang menyentuh perihal peristiwa kiamat, surah ini telah diturunkan di mekkah dan mengandungi sebanyak 96 ayat. Sila rujuk disini utk terjemahan surah http://www.alquran-melayu.com/56-al-waqiah/
Apabila peristiwa ( kiamat ) telah terjadi, maka tiada seorang pun yang mendustakan kejadiannya, ketika itu ada orang yang rendah hina, kafir dan ada yang tinggi mulia, mukmin. apabila bergoncang bumi dengan sesungguh-sungguh goncangan. dan hancur gunung-gunung dengan sehancur-hancurnya, sehingga ia menjadi debu yang berterbangan dan ketika itu kamu ada tiga puak. (dan begitulah ayat seterusnya terjemahan ayat 1-7).
Apa yang nak dikaitkan pada ayat 7-12 ialah, didalam ayat-ayat ini, jelaslah bahawa manusia di kampung akhirat ada tiga jenis :
1. Golongan kanan : iaitu orang-orang yang bakal ditunjukkan buku amalannya dari sebelah kanan. mereka ialah orang-orang mukmin, baik umat yang dahulu atau umat sekarang.
2. Golongan kiri : iaitu orang-orang yang bakal ditunjukkan buku amalannya dari sebelah kiri, mereka ialah orang-orang kafir. bukti golongan kiri ini dapat dilihat dan dirujuk pada ayat 41 -48 dalam surah al-waaqi’ah ini.
3. Orang-orang muqarrabin : iaitu orang-orang yang terdahulu sekali beriman kepada Allah s.w.t seperti nabi-nabi terdahulu dan nabi kita Muhammad s.a.w dan sahabat-sahabatnya yang mula-mula beriman kepadanya iaitu ketika orang-orang kafir mempermain-mainkan dan menganiayai baginda s.a.w. bukti keterangan pada ayat 10-26 dalam surah al-waaqi’ah, dan ini adalah pembahagian besar sahaja. Selain dari itu, mereka mempunyai darjat yang tinggi, rendah dan kelebihan yang lebih kurang, menurut amalan mereka masing-masing.
Pada keterangan ayat 57-73 pada surah ini, Allah berfirman : Kami telah menjadikan kamu, maka mengapakah kamu tidak membenarkan hari berbangkit, pada hal yang demikian itu mengulangi kejadian kamu? anak yang didalam rahim ibu, kamukah yang menjadikannya atau Kami, mengapa kamu tidak dapat melahirkan anak mengikut kehendakmu? kami tentukan kadar umur kamu, dapatkah kamu memanjangkannya? biji benih yang kamu tanam itu, kamukah menumbuhkannya atau Kami? jika Kami jadikan tanaman itu layu dan kering sehingga tiada buahnya, dapatkah kamu mengadakan buahnya? air yang kamu minum, kamukah yang menurunkannya dari langit atau Kami? Jika kami jadikan air itu masin, dapatkah kamu menawarkannya? Api yang kamu hidupkan dengan kayu, kamu yang menjadikan kayunya atau Kami? semua itu tiada jawapannya melainkan mengakui Allah s.w.t. yag menjadikan semua itu. Tetapi meskipun begitu, ada juga orang yang ingkar akan adanya Allah s.w.t.
Keterangan ayat 77-79, menurut tafsir setengah ulama’, bahawa mushaf Al-quran tidak boleh disentuh, melainkan orang-orang yang berwuduk. Sebab itu, haram menyentuh al-quran  jika tiada wuduk. Adapun menyentuh al-quran bercampur tafsir, seperti al-quran karim ini, maka tidak haram kerana ia bukan al-quran, malah tafsir al-quran. Kata setengah ulama, bahawa yang dimaksudkan dengan kitab yang terjaga itu bukan (mushaf) al-quran ini, melainkan kitab-kitab Lauh Mahfuz di alam ghaib.
Adapun al-quran ini, pada mula-mulanya di Lauh Mahfuz, maka diturunkan Allah  swt melalui Jibril a.s kepada nabi Muhammad s.a.w. Maka ketika al-quran ini di Lauh Mahfuz, tiada yang menyentuhnya melainkan orang-orang yang suci iaitu Malaikat, sedangkan manusia dan syaitan tidak dapat menyentuhnya. Jadi, mushaf tidaklah terlarang menyentuhnyadengan tiada berwuduk kerana ia bukan tujuan ayat tersebut. Disana ada lagi tafsir yang lain, iaitu : Tiada yang menyentuh ( menurut dan menerima kebenaran ) Al-quran, melainkan orang-orang yang menyucikan hati dan fikirannya dari pengaruh luar.
Maka orang-orang yang hendak mencari kebenaran , mestilah dia menghilangkan pengaruh adat kebiasaan, pengaruh orang-orang tua atau pengaruh fanatik  dan sebagainya. Kemudian ditimbangkan kebenarannya itu dengan neraca akal fikirannya yang suci, maka ketika itu dapatlah olehnya kebenaran itu.  Adapun orang yang terpengaruh oleh sesuatu, maka tidaklah dia menerima kebenaran itu, meskipun diterangkan kepadanya beberapa bukti yang nyata. (benarlah kata-kata Allah swt).
Inilah antara keterangan ayat-ayat yang dapat diambil dalam surah al-waaqi’ah di petik dari Tafsir Mahmud Yunus ( Al-quran Nul Karim  Rasm Uthmani ).



1 ulasan:

  1. Saya TINTIN RAHMAYANTI Saya ingin menyaksikan karya baik ALLAH dalam hidup saya untuk orang-orang saya yang tinggal di sini di Indonesia, Asia dan di beberapa negara di seluruh dunia.
     Saya saat ini tinggal di sini di Indonesia. Saya seorang wanita bisnis dengan tiga anak dan saya terjebak dalam situasi keuangan pada bulan DESEMBER 2017 dan saya harus membiayai kembali dan membayar tagihan saya,
    Saya adalah korban penipuan kredit 4-kredit, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang yang berhutang, saya dibebaskan dan saya bertemu dengan seorang teman, yang saya jelaskan situasi saya dan kemudian memperkenalkan saya kepada perusahaan pinjaman ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM andal.
    Untuk orang-orang yang mencari pinjaman? Jadi Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman di internet penipuan di sini, tetapi mereka masih sangat nyata di perusahaan pinjaman palsu.
     Saya mendapatkan pinjaman dari ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM sebesar Rp800.000.000 dengan sangat mudah dalam waktu 24 jam yang saya lamar, jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan baik ALLAH melalui ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya menyarankan jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM. hubungi mereka melalui email:. (alexanderrobertloan@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (tinrahma222@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau ingin prosedur untuk mendapatkan pinjaman.

    BalasPadam